Senin, 28 September 2015

☛ Sempat Takut pada Islam, Wanita Inggris ini Jadi Mualaf.


Melanie Jane adalah wanita Inggris yang tengah mengejar karir. Kesempatan bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab dijalaninya demi mewujudkan ambisinya.

Kecintaannya pada budaya baru juga menjadi alasan Jane mengambil pekerjaan di negara Muslim ini. Namun tak dipungkiri, Jane menyimpan ketakutan tersendiri pada dunia Islam. Terlebih lagi dirinya akan tinggal di negara Islam.

☛ Lika-liku Perjalanan Model Cantik Jadi Mualaf.


Perjalanan Maria Esther Roman dalam menemukan Islam dimulai saat dia masih berusia 20 tahun. Ketika itu, Maria adalah seorang mahasiswi. Maria kenal dengan Islam melalui beberapa teman muslimnya.

Itu pertama kali bagi Maria mendengar ada agama bernama Islam. Sebelumnya, Maria adalah sosok yang haus akan keingintahuan. Karena itulah di mulai banyak bertanya tentang agama baru tersebut.

☛ Cinta Itu Membuat Wanita Pemabuk Ini Masuk Islam.


Ini kisah hidup Claire Biskill. Mualaf asal Inggris. Masa muda perempuan 37 tahun ini dilewatkan dengan berhura-hura. Saban hari menenggak minuman keras. Menari di bar dengan setengah telanjang saat waktu malam. Pergaulannya sungguh bebas.

“Sebelum menjadi ibu, saya selalu berpikir tak masalah membawa pulang seorang lelaki setelah keluar malam,” tutur Claire dikutip dari Mirror.co.uk.
Minggu, 27 September 2015

☛ Kisah `Ratu Clubbing` Rusia Masuk Islam.


Katkova mengaku, sejak masuk Islam dirinya menjadi lebih bijak secara personal. "Sebelum masuk Islam, saya biasa pergi pesta dan clubbing, tapi semuanya telah berhenti," tutur dia.

Ini kisah mualaf asal Rusia. Alena Katkova namanya. Setelah melalui jalan berliku, perempuan yang lahir di Siberia, kawasan paling utara bekas negara Uni Soviet, itu akhirnya mendapat hidayah dan memutuskan masuk Islam.

☛ Sosok Ilmuwan Terpintar yang Percaya Islam Usai Bedah Mumi.


Maurice Bucaille adalah seorang ahli bedah paling pintar yang pernah dimiliki Perancis di abad modern. Pria kelahiran 19 Juli 1920 silam ini telah menamatkan pendidikan menengah atas, ia belajar di Fakultas Kedokteran, Universitas Perancis.

Selain sebagai ahli bedah, Bucaille juga penulis dan anggota dari Masyarakat Egyptology Perancis yang sangat perhatian terhadap kebudayaan Mesir Kuno.
 
;